Like father like children… or ….like children like father
Tidak ada bapak di rumah sepi, Fahima dan Firda mendadak sakit lagi. Sakit kepala dan pilek. Yey gimana ini, biasanya aman-aman saja. Dulu ditinggal ke Jepang 2 minggu, mereka sakit juga. Ini sakit atau sakiiiiiit sih. Si bapak ini jadi idola di rumah. Ada bapak pulang anak-anak gembira. Fahima saja kalau bapaknya pulang dari kerja, teriak-teriak gembira, ” Bapa….pa, Bapa..pa!” Maksudnya bapak datang. Walaupun saya dekat dengan anak-anak dan sering di rumah, kalau bapaknya datang saya tidak laku. Tidak laku karena tidak bisa diajak main. Tahunya kalau ibu, makan, mandi, belajar seperti itulah. Ini beberapa photo dulu, sebelum ada fahima, bapak dan anak bagaikan teman bermain. Photo dengan Fahima banyak juga tapi serius semua.
Ini dia mereka :
Tetapi jangan harap deh, kalau bapaknya lagi banyak kerjaan atau ada something di tempat kerja semua harus menyingkir. nanti kena semprot. Termasuk Fahima. Hua…..hua. Bapaaaaaaaaaaaaaaak. Fahima nanti bisa cemburu kalau photo dia tidak ikut mejeng.
Itulah suami saya, bapaknya anak-anak, jangan kaget lho, semasa anak-anak bayi, dia sama sekali tidak berani menggendong apalagi memandikan dan cebok. Geli katanya, takut jatuh. Menggendong bayi harus pakai bantal. waktu akikah dan cukuran rambut Fahima dulu, abang saya yang menggendong Fahima seharusnya bapaknya khan. Nah…..lo. Tetapi It’s OK.