Happy Birthday Firda
Tanggal 22 Juli kemarin, Firda ulang tahun yang ke 9. Saya sebenarnya ingat sih, cuma pura-pura lupa. Masalahnya hadiah ulang tahun dia sudah dikasih duluan waktu ulang tahun Farid bulan April lalu yaitu handphone. Jadi menurut saya tidak ada surprise-surprise an. Tapi itu dia, pas hari itu semua alarm handpone berbunyi tepatnya pagi hari sebelum dia pergi sekolah yang mengingatkan bahwa hari itu Firda ulang tahun. Yang kasihannya abang dia lagi mandi, saya lagi nyiapin sarapan, bapak dan Fahima masih tidur jadi satupun tidak ada respon. Karena kasihan saya cium dia juga untuk memberi selamat,
“Selamat Ulang Tahun ya Firda! Mudah-mudahan Firda jadi anak sholehah, banyak rezekinya, tercapai cita-cita dan jangan lupa makan yang banyak dan jangan tinggalkan sholat!” kata saya
“Terimakasih ya bu!” jawab Firda senang.
“Kadonya sudah khan?” tanya saya lagi.
“Ade tahu!” jawab Firda lagi cepat. “Kawan-kawan ade sudah tahu hari ini ade ulang tahun, ada yang mau ngasih hadiah bu, mereka janji hari ini bawa, terus mereka tanya ade, mau ngasih jajan gak (Jajan itu makanan ringan seperti permen, kue-kue, minuman dll yang dibungkus plastik untuk dibagikan), ade bilang gak sebab tak ada duit” lanjut Firda polos.
“Oh gitu ya?” tambah saya, dalam hati kasihan juga ini anak, ingin berbagi gembira dengan teman-temannya, tapi tak apa lah, lain kali saja, saya pun lagi malas belanja-belanja lagian sekarang harus ngirit sedikit, kemarin-kemarin pengeluaran banyak sekali.
“Firda gak apa-apa khan, gak ada jajan?” tanya saya lagi khawatir.
“Enggak pa pa bu, malah ade kasihan sama ibu, nanti duit ibu habis.” balas Firda lagi.
“Makasih ya Fir, Alhamdulillah!” kata saya agak terharu. Takut Firda ikut terharu juga, dia kan asli cepat tergugah hatinya.
Saya pun cerita kejadian pagi itu sama suami, kata suami, “E, kasihan Firda, nanti kita ajak makan di luar aja sepulang sekolah mereka!”.
Dan sorenya, Firda dan Farid pulang sekolah, suami juga pulang kerja, heboh deh, “SELAMAT ULANG TAHUN FIRDA!” teriak bapak, teriak abang kecuali Fahima yang bengong. Firda pulang dengan membawa banyak hadiah kemudian kami pun kelayapan cari tempat makan, keliling dan kelamaan mikir akhirnya kembali ke KFC, ayam ke ayam lagi ya Fir. “Terimakasih bu, terimakasih pak!” Itu yang selalu diucapkan Firda. Iya sekali lagi Happy birthday Firda!

Barangkali yang membuat Firda gembira hari itu adalah dagangannya laku. Dia dikirim sekotak cincin sama datuknya, kemudian Firda jual dapat deh untung banyak. Duitnya di tabung ya!

