Panggil saya Mbok Neno….

“Siapa yang mau panggil saya mbok?” tanya Neno Warisman kepada para peserta Halal Bihalal IKMI (Ikatan Keluarga Muslim Indonesia) yang diadakan hari Minggu kemarin di Johor Bahru. Peserta Halal Bihalal hampir semua TKI dari berbagai kilang atau pabrik di Johor dan staf-staf KJRI, juga para student UTM dan keluarga termasuk saya. Hanya beberapa orang saja yang angkat tangan, karena biasa orang memanggil dia bunda Neno. Tidak tahu kenapa kok kepengen sekali dia di panggil mbok. Mungkin enak saja didengar kali ya..si mbok, ..atau mbok nen…atau mbok no….atau mbok Neno. Jadinya saya juga deh yang manggil si Mbok ya!

Dari biografi dan sejarah pengalaman hidupnya yang saya baca di internet. Walaupun sekolahnya tidak selesai, tapi pengalamannya melebihi orang yang sekolah tinggi. Memang pantas keluarganya menganggap seorang Neno ini seorang DOKTOR bagi keluarga dan masyarakat sekitarnya. Dia banyak mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya selain untuk keluarga juga untuk orang lain, terutama di bidang pendidikan anak. Keputusan mengambil home schooling untuk anak-anaknya betul-betul luar biasa bagi ibu yang sibuk seperti dia, cara pendekatan terhadap anak-anaknya dibilang unik, karena membiarkan anaknya bermain dan belajar sesuka hati, sesuka hati disini bukan semena-mena tetapi sesuai dengan hati dan jiwa anaknya. Tidak ada pemaksaan dalam mengerjakan apapun terhadap anaknya jadi ya terserah anaknya saja…monggo, suka lalukan tidak ya uwis.

Kalau saja saya bisa ngobrol banyak dengan dia, asyik kali ya..ini mah boro-boro, mau berphoto dengan dia aja gak bisa, apalagi salaman dan ngobrol. Selesai ceramah, ibu Qonita mau ngajakin saya berphoto bersama dia, tapi anak-anak TKI menyerbunya. Kemana si Mbok pergi diikutin, ditarik sana sini, saya kasihan melihatnya..walaupun capek tapi tersenyum saja. Si Mbok habis ceramah buru-buru pulang karena anaknya yang bungsu atau yang tengah ya? pokoknya anaknya yang umur 11 tahun katanya demam tinggi. Dia ditinggal di U9 kolej Perdana UTM sama bu Ratna, mudah-mudahan tidak ada penyakit yang serius ya!

Mbok Neno selalu tersenyum

Secara keseluruhan saya tidak mengikuti ceramahnya, soalnya ketemu konco, Iffah dan Mbak Anita jadinya berhahahihi…, tapi ada dengar juga sih. Masalahnya dia banyak tanya jawab dengan para TKI, lalu siapa yang bisa menjawab pertanyaannya dikasih hadiah. Rupanya dia bawa tas besar isinya hadiah macam-macam. Ada yang dikasih duit segala, ketika si Mbok bertanya kepada para TKW, siapa yang paling lama pakai kerudung? Ada anak TKW yang angkat tangan, katanya dia pakai kerudung lebih dari 12 tahun yang lalu. Jadi si Mbok mau ngasih hadiah kerudung, bertanya berapa harga kerudung di Malaysia yang bagus, jawabnya 50 ringgit, ya beruntunglah anak itu dikasih 50 ringgit.

Ada satu pertanyaan yang terngiang-ngiang di telinga saya, “Menurut kamu orang yang cerdas itu yang seperti apa?” Banyak jawabannya dan semua betul lalu dikasih hadiah. Jawabannya apa? Orang yang cerdas itu yang bagaimana? Yang banyak prestasi? yang bergelar tinggi? yang pandai mengatur uang atau pandai berbisnis? Rupanya tidak…orang yang cerdas itu bukan yang seperti itu! Orang yang cerdas itu adalah orang yang memikirkan dunia untuk akherat, artinya orang yang hidup hanya untuk mencari ridho Allah, dengan demikian orang itu akan mengisi hidupnya dengan hal-hal yang bermanfaat untuk dirinya sendiri dan orang lain sebagai bekal di akherat nanti. Wow…..sudahkah saya seperti itu??

Yang terakhir dari sesi tanya jawab, adalah si mbok bilang, jangan merasa menyesal mengorbankan sesutu untuk keluarga terutama orang tua, terutama lagi Ibu. Bagaimana pun segala tindak tanduk kita kalau diridhoi Ibu, orang tua dan keluarga akan membawa berkah dan kebahagiaan. Insya Allah. Kemudian dalam rangka pemilu 2009, kita sebagai WNI yang baik jangan golput, buka mata pasang telinga, kalau mau pilih pemimpin yang baik luar dalam. Artinya pemimpin yang berakhlak mulia dan bisa dijadikan panutan bahkan dicintai dan disayangi rakyatnya. Pemimpin yang selalu memikirkan kemajuan bangsa bukan kemajuan dirinya dan…bla…bla..

Peserta yang hadir seperti terhinoptis deh, gak ada yang ribut semua mendengarkan. Saya saja yang jalan kesana kemari selain mengejar Fahima yang berkeliaran juga sibuk jepret sana sini. Terakhir si Mbok berbye-bye ria dengan para peserta. Inilah hasil liputan….kegiatan halal bihalal IKMI 2008, eng..ing..eng… Eh itu si Firda manggung dadakan, membacakan hafazan juz Amma. Yang lebih hebat nih dari acara halal bihalal ini adalah bu Sugeng! Dia yang menyiapkan dan membuat seluruh makanan untuk acara ini..ck..ck..hebat… Mana lagi hamil lagi…..Hidup Obama!!! (teu nyambung).

Mbok lagi ceramah di depan Masih ceramah para peserta para peserta para peserta makanan untuk para undangan Makanan untuk para peserta Ada yang sibuk berjualan juga Mukena, tudung, baju siapa mau beli? Jual obat juga ada lho.. Salah satu sponsor..,kirim barang ke Indonesia! Firda manggung dadakan..... undangan IKMI


Leave a Reply