Sampai ketemu lagi bu Euis……
Terakhir saya ikut pengajian ibu-ibu ya pas pengajian di rumah saya tempo hari. Saya tidak bisa ikut karena jam 7 malam harus siap-siap mengantar Farid latihan taekwondo di Taman Timor, kebetulan latihannya setiap hari Selasa dan hari Kamis malam. Jadinya salah satu harus dikorbankan. Kalau Farid cuti baru saya bisa ikut pengajian. Seperti hari Selasa kemarin, dia cuti saya bisa pergi dan dijemput bu Nur Bambang menghadiri pengajian di rumah bu Euis di jalan Batai.
Wah saya baru sadar, pengajian di rumah bu Euis kemarin adalah pengajian terakhir dan sekalian perpisahan beliau. Suaminya sudah siap belajar di UTM dan siap kembali ke tanah Air tercinta. Baru saja kemarin kami ditinggal bu Eri sekarang bu Euis pula. Bu Euis yang ramah, kalau tertawa asyik deh, jangan sampai dekat-dekat dia kalau dia sedang grogi. Bisa-bisa kita kena cubitan atau pukulan tidak sadarnya. Seperti kemarin dia disuruh berbicara didepan kita-kita sebagai kata perpisahan, susahnya minta ampun. Tidak bisa katanya tiba-tiba sakit perut. Bu Bambang disebelahnya sudah ngasih aba-aba untuk mendengarkan bu Euis bicara, kerudungnya ditarik-tarik. Akhirnya setelah Susan berteriak didepan ibu-ibu untuk mendengarkan bu Euis bicara, mau tidak mau terpaksa bicara juga. Bu Euis maju ke depan, tepat disamping saya, “Saya minta maaf sama ibu-ibu, kalau-kalau saya punya salah dan minta terimakasih…..!” Baru saja bicara segitu ibu-ibu langsung…eh..kok minta terimakasih….Bu Euis tambah grogilah, alhasil saya yang disampingnya kena cubit, kena pukul dia…..duh bu Euis, gimana ini teh? tapi enggak sakit kok. Tidak apa-apa, anggap saja kenang-kenangan.
Karena lama tidak ikut, jadi saya tidak tahu siapa namanya yang membawakan materi. Banyak yang baru dan saya belum sempat berkenalan dengan mereka. Materi pengajian kemarin apa ya? kok saya lupa deh, yang pasti dan saya ingat, di dalam beragama itu, mitos atau kepercayaan dari leluhur itu tidak ada, contohnya kalau mimpi gigi patah berarti ada saudara kita yang mau meninggal, burung gagak berbunyi tandanya akan ada orang meninggal..begitulah. Sesuatu yang diada-adakan dan dicari-cari bisa menyesatkan. jadi kita harus betul-betul mengetahui kalau ada berita tentang sesuatu apakah ini shohih diikuti atau tidak. Jangan ya uwis saya mah ikutan….Mudah-mudahan kalau kita memang bertujuan mencari ridha Allah hidup di dunia ini, Allah tunjukkan jalan yang benar dan lurus untuk kita, dijauhkan dari ketidakpastian dan keraguan akan petunjukNYa. Aamiin.
Kembali ke bu Euis, Selamat jalan ya bu Euis sampai ketemu lagi. Wah sayang, kami semua tidak bisa menengok baby ke Indonesia nanti. Mudah-mudahan babynya sehat ya! Dan dikasih Allah anak perempuan. Aamiin deh.
